Akhirussanah Perdana, Tanamkan Karakter Qurani pada Siswa


SEMARANG – Sebanyak 118 siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Bina Amal Semarang mengikuti akhirussanah perdana secara luring (19/06). Tujuannya untuk menenamkan karakter qurani pada siswa.

Semua siswa berjejer rapi dengan mengenakan pakaian serba putih yang dibalut dengan toga. 

Agenda rutin ini dilaksanakan setiap satu tahun sekali, sebagai pengharagaan bagi siswa yang telah menyelesaikan studinya. Pesertanya siswa kelas enam yang telah mengikuti kegiatan belajar mengajara (KBM) dan dinyatakan lulus.

“Akhirussanah kali ini 100 persen dilaksanakan secara offline. Setelah sebelumnya dilakukan secara hybrid,” jelas Kepala SDIT Bina Amal Oktora Rahmat Santoso.

Ia menambahkan ada syarat khusus bagi siswa yang mengikuti akhirussanah. Seperti nilai raport memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), dan dinyatakan lulus ujian sekolah. 

Selain akademik juga ada capaian pembelajaran Alquran yakni siswa sudah melaksanakan imtihan dan hafal minimal dua juz Alquran. Bagi siswa yang belum hafal diwajibkan untuk terus menghafal di rumah. Hal ini dilakukan agar siswa mempunyai karakter yang baik, mandiri, bisa berpikir kritis, serta bermanfaat untuk masyarakat.

“Tema kali ini yakni terbanglah tinggi meraih mimpi menjadi generasi rabbani. Maksudnya adalah siswa disini harus berkarakter Qurani, imannya kuat, berakhlak baik, dan bermanfaat untuk orang lain,” tambahnya.

Siswa berprestasi juga mendapat penghargaan. Yakni nilai tertinggi mata pelajaran Bahasa Indonesia Hafizah Nabila Sakhi, Matematika diraih oleh Shinzo Ali Muhammad, Bahasa Inggris Hadziq Abrissam Utomo, mata pelajaran IPA diraih oleh Aqila Hilmintya Putri Harliansyah, dan lainnya.

Wali murid sangat antusias dengan berlangsungnya akhirussanah. Selain menerima hasil belajar siswa kegiatan ini dijadikan sebagai ajang silaturahmi antar wali murid dan sekolah setelah dua tahun tidak bertemu.

Salah satu wali murid, Hamim, mengaku senang kegiatan akhirussanah bisa dilaksanakan secara offline. Menurutnya hal ini bisa menjadi ajang untuk menampung bakat dan minat anak.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat terutama bagi siswa. Mereka dapat menuangkan bakat dan minat sesuai dengan skill masing-masing,” akunya.

Acara yang berlangsung di Gedung Bulog, Minggu (19/6) ini dimeriahkan oleh semua siswa dari SD IT Bina Amal. Seperti pidato empat Bahasa, musikalisasi puisi, tari kreasi, dan sebagainya.

“Siswa disini dididik untuk mempunyai karakter Qurani. Sehingga saat terjun di masyarakat mereka bisa diandalkan,” tambah Hamim.

Share on Google Plus

About JSIT Jateng

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar