JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah Gelar Mukerwil

Semarang (30/04) -- Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Tengah menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil), Kamis (30/04) - Jum'at (01/05) di Gedung RA Kartini Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah, Jl. Kyai Mojo, Srondol Kulon, Kota Semarang.

Kegiatan bertajuk Kolaborasi dan Inovasi untuk Penguatan Karakter serta Mutu Pendidikan di Jawa Tengah ini diikuti seluruh Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas Wilayah JSIT Jawa Tengah dan Pengurus Daerah (Ketua, Sekretaris, Bendahara serta Dewan Pengawas) JSIT Kabupaten/Kota Se-Jawa Tengah. Hadir pula Ketua 4 JSIT Indonesia Bidang Pembinaan Orang Tua, H. Heri Sucitro, S.Pd., dan Ketua 5 JSIT Indonesia Bidang Pengembangan Wilayah, Zainal Abidin, M.Pd.

Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Ustadz Hananto Widhiaksono, S.Sos., S.Pd.Gr. dalam sambutannya menyampaikan pentingnya Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah memahami frame work JSIT Indonesia.

"Urgen bagi Pengurus JSIT baik di tingkat pusat, wilayah, maupun daerah kabupaten/kota untuk memahami dan mengimplementasikan Frame Work JSIT Indonesia supaya kerja-kerja masing-masing atau antar bidang efektif dalam mencapai visi misi tujuan organisasi. Mewujudkan Visi Misi yang meliputi Literasi  Kebaikan dalam Bingkai Islam, Pengembangan Kompetensi dan Kerangka Profesional, dan Pengembangan Diri Menuju Kemandirian. Tentunya melalui 5 Strategi Utama dan 9 Program Nasional yang sudah dirumuskan," ucap Hananto.

Ketua 4 JSIT Indonesia Bidang Pembinaan Orang Tua, Heri Sucitro, menyampaikan pentingnya inovasi dalam dunia pendidikan, tentunya termasuk dalam lingkup JSIT Indonesia. 

"Inovasi pendidikan menjadi keniscayaan, di tengah-tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat. Tantangan Gen Alpha, orang tua, maupun guru semakin meningkat. Lembaga pendidikan termasuk Sekolah Islam Terpadu (SIT) harus berinovasi. Kreatif menemukan solusi, akan menjadi nilai tambah dan penguatan karakter Islami," terang Heri.

"JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah harus mengambil peran menjadi wadah sinergi, berbagi modul, praktik baik, dan standarisasi mutu untuk meningkatkan mutu pendidikan di Jawa Tengah," papar Heri.

Kegiatan hari pertama dilanjutkan dengan pemantapan rencana kerja masing-masing bidang/biro serta presentasi dari masing-masing bidang/biro. Adapun kegiatan pada hari kedua, adalah penyampaian hasil musyawarah kerja wilayah kepada Pengurus Daerah JSIT Kabupaten/ Kota Se-Jawa Tengah.

Share on Google Plus

About JSIT Jateng

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar